18/02/2020

Contoh DFD Sederhana dan Penjelasaannya

Artikel kali ini akan menjelaskan contoh sederhana dari DFD (Data Flow Diagram) Sistem Informasi Penggajian, tetapi sebelum itu untuk mengetahui pengertian apa itu DFD bisa diliat di postingan lain atau bisa klik dibawah ini.


Dalam contoh DFD ini terdapat tiga entitas eksternal yaitu : Pegawai, Direktur dan Personalia. Dari ketiga user ini memiliki masing-masing input dan output yang berbeda-beda pada sistem. Tetapi sebelum kita tetapkan input dan output masing-masing user, kita perhatikan terlebih dahulu tugas masing-masing dari mereka.

Pegawai 
Seorang Pegawai kepada sistem akan mengirimkan data karyawan seperti data pribadi. Sehingga dari data yang dikirimkan pegawai pada sistem, akan dijadikan landasan bagi Personalia untuk dilaporkan kepada Direktur. Kemudian Pegawai akan mendapatkan slip gaji dari sistem.

Direktur 
Direktur akan selalu mendapatkan laporan gaji karyawan tiap bulannya dan laporan data karyawan. Laporan ini dikirimkan berdasarkan informasi dari personalia dan juga pegawai. Sehingga direktur juga akan dapat mempertimbangkan upah gaji dari masing-masing karyawan berdasarkan jam kerja atau jam lembur. Selain itu Direktur akan mengirimkan data jabatan karyawan, dan juga kembali mendapatkan laporan tiap bulannya dari Personalia.

Personalia
Data karyawan yang dikiriman Pegawai akan diterima oleh Personalia berupa laporan lengkap data karyawan, sedangkan Personalia juga akan mengirimkan rekap data dari absensi dan data lembeur karyawan. Dari data rekap absensi dan lembur ini yang akan dikelolah oleh sistem untuk dijadikan slip gaji Pegawai dan laporan gaji untk Direktur.

Dari tiga keterangan dan fungsi masing user pada sistem, maka input dan output nya sebagai berikut :

Pegawai : Input = Data karyawan, Output = slip gaji.
Direktur : Input = Data jabatan, Upah perjam dan upah lembur, Output = laporan gaji karyawan dan laporan data karyawan.
Personalia : Input = Rekap data absensi dan rekap data lembur, Output= laporan data karyawan.

Dari keterangan di atas maka berikut adalah gambar diagram konteknya :

www.waskhas.com
Diagram Konteks Sistem Informasi Penggajian
 :
Sebenarnya pada DFD tidak diperlukan warna, karena untuk mempermudah pembahasan maka saya memberikan warna merah untuk Pegawai), hijau untuk Direktur dan kuning untuk Personalia.

Selanjutnya kita akan menuju pada diagram level 0, untuk penjelasanya apa itu diagram level 0 bisa klik dibawah ini.


Seperti yang telah dijelaskan tentang DFD level, maka untuk kasus ini DFD level 0 Sistem Informasi penggajian akan di jabarkan yang tadi nya pada diagram konteks memiliki 1 sistem maka untuk DFD level 0 menjadi 3 sistem, yaitu 1. Pencatatan data, 2. Perhitungan gaji karyawan dan 3.pembuatan laporan.

www.waskhas.com
Diagram level 0 Sistem Informasi Penggajian
Keterangan :
Karyawan memberikan input data karyawan pada sistem 1.pencatatan data, dimana dari data tersebut akan tersimpan di sistem sebagai karyawan. Data karyawan ini kemudian bisa mengirimkan input pada sistem 3.pembuatan laporan yang nantinya akan dijadikan laporan untuk Direktur dan Personalia. Data karyawan ke sistem 2.Perhitungan gaji karyawan sebagai bahan perhitungan gaji karyawan. Slip gaji inilah yang menjadi output KaryawanAlur data Direktur dan Personalia untuk DFD level 0 kurang lebih sama dengan DFD level 0 Pegawai, alur sesuai dengan arah parah yang di sajikan pada gambar di atas.

Karena pada level 0 memiliki 3 bagian sistem, maka untuk DFD level 1 paling tidak masing-masing bagian sistem akan dijabarkan lagi, seperti Level 0 1.Pencatatan Data menjadi level 1 nya adalah 1.1 Pendataan karyawan, 1.2 Pendataan jabatan dan 1.3 Pendataan upah pinjam dan lembur. untuk memperjelas perhatikan gambar dibawah ini.

www.waskhas.com
Penjabaran Setiap Level

Berikut adalah DFD Sistem Informasi Penggajian level 1 pada 1.Pendataan Data :
.
Diagram Level 1
Contoh dan keterangan lengkap bisa lihat di video ini :



Bagikan

Jangan lewatkan

Contoh DFD Sederhana dan Penjelasaannya
4/ 5
Oleh