03/02/2017

Alasan memilih pesantren dari pada di kos

Saya merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di semarang yang tinggal di pesantren, tempat para santri untuk menuntut ilmu agama lebih dalam. Banyak sekali alasan kenapa saya lebih memilih untuk tinggal dipesantren dari pada harus tinggal di kos. Dari kecil memang saya sudah tinggal di pesantren dan sudah lama hidup mandiri tanpa orang tua.

Awal mula saya tinggal di pesantren adalah waktu SMP di salah satu pesantren di Jawa Tengah hingga kini masuk di perguruan tinggi swasta di Semarang. Kehidupan di pesantren membuat saya lebih bermanfaat, karena kedislipinan yang di ajarkan dalam dunia pesantren terbawa jelas pada setiap kegiatan saya di luar.

Maka dari itu lah ketika saya masuk kuliah saya lebih memilih untuk tinggal di pesantren dari pada harus di kos, Berikut adalah alasan saya :
http://www.waskhas.com/2017/02/alasan-memilih-pesantren-dari-pada-kos.html
Santri

Alasan memilih tinggal di pesantren dari pada di kos

 

1. Memperluas ilmu agama 

Selain kita belajar di bangku perkuliahan sesuai dengan program studi yang kita tempuh, tinggal di pesantren kita akan mendapatkan tambahan pengetahuan atau ilmu yang tidak kalah penting yaitu ilmu keagaman. Tiap pesantren memiliki metode masing-masing sesuai dengan kebutuhan para santrinya ( santri ; sebutan untuk siswa yang tinggal di pesantren ), seperti contoh pada pesantren yang di khususkan bagi mereka yang hanya ingin menghafalkan Al-qur'an, atau pesantren salafy yang mendalami kitab-kitab salaf, atau pesantren yang juga terdapat siswa yang bersekolah formal SD, SMP, SMA atau bahkan Kuliah, dari semua itu  memiliki metode dan peraturan yang berbeda-beda.

Walaupun metode serta peraturan tiap pesantren berbeda satu sama lain, tapi dunia pesantren tidak akan lepas dari "MENGAJI". Mengaji merupakan kajian keagamaan yang harus di ikuti oleh setiap santri untuk menambah serta memperdalam ilmu agama yang langsung di bimbing  oleh Pengasuh pesantren atau sering di sebut pak kyai. Dengan mengaji itu lah kita akan lebih dapat memperdalam Ilmu ketuhanan ( Tauhid ), Ilmu Fiqh, Ilmu membaca Al-Qur'an yang benar ( Tajwid ) dan ilmu-ilmu lain yang belum tentu kita dapat dari bangku kuliah.

Dengan kita tinggal di pesantren waktu kosong yang tidak bermanfaat akan sedikit berkurang, banyak kegiatan manfaat yang diperoleh dari pada tinggal di kosan.

|| Baca Juga : mengetahui status mahasiswa pada dikti

2. Memiliki kegiatan tambahan yang positif

Seperti yang juga disinggung di atas hidup atau tinggal di pesantren selain mendapat tambahan ilmu, juga kita akan di tambahkan dengan kegiatan positif lainnya. Setiap pesantren minimal pasti akan mewajibkan santri nya untuk senantiasa mengikuti sholat ber jama'ah dalam 5 waktu subuh, dzuhur, ashar, magrib dan isya.

Sudah banyak kita ketahui sholat berjama'ah memiliki fadilah (keutamaan) yang banyak di bandingkan dengah sholat sendiri, bahkan pahala yang diperoleh ketika kita sholat berjama'ah adalah 27 derajat. 

Tidak hanya itu, kegiatan mauludan, khitobah (latihan berpidato) dan kegiatan lainya yang positif  akan kita dapat bila hidup di pesantren.

3. Lebih terkontrol

Mungkin kehidupan di pesantren tidak lah semewah atau sebebas apa yang bisa dilakukan ketika di kos. Di kos mungkin kita bebas sesuka kita untuk melakukan apa saja, karena prinsipnya kita sudah bayar tempat di kos maka tempat itulah milik kita. 

Tamu-tamu cewek yang dengan bebas maen ke dalam kamar kita, pulang tengah malam tanpa harus dibatasi dan kegiatan-kegiatan lainnya yang tidak terpengaruh aturan-aturan yang berlaku. Mungkin tidak semua kos yang di berlakukan bebas, sebagian kos juga ada sih yang memiliki peraturan bagi para penghuninya. 

Bagaimanapun setiap pesantran pasti memiliki peraturan-peraturan yang harus di kerjakan oleh setiap santrinya. Ingat peraturan yang ada bukan untuk membatasi aktifitas kita, tapi semata-mata untuk melatih kita untuk dapat mengontrol kehidupan kita ke jalan yang lebih baik.

Karena dengan kita belajar atau berlatih untuk mengontrol aktifitas yang berlebihan, maka diharapkan kita akan punya lebih kemampuan mengendalikan diri dan disiplin tinggi.

|| Baca juga : islam bukan negara perang.


4. Lebih irit

Kehidupan dalam pesantren tidak perlu mewah, karena memang di pesantren kita juga di ajarkan untuk hidup sederhana. Untuk biaya hidup di pesantren pun terbilang sangat terjangkau jika dibandingkan dengan kos, bayangkan untuk sewa kos perbulan mungkin pada umumnya kisaran 300 ribu, itu pun belum biaya lainnya.

Dari beberapa pesantren yang khusus anak kuliah yang saya tahu, biaya perbulan jatuh pada kisaran 50 sampai 80 ribu rupiah saja. Memang pada awal pendaftaran agak sedikit berbeda, itu pun tidak akan melebihi biaya sewa kos per bulannya.


5. Memiliki orang tua

Setiap orang tua pastinya akan slalu membimbing kita untuk menjadi insan yang lebih baik dan bermanfaat, sama hal nya dengan pengasuh pesantren yang akan slalu mengawasi dan mendidik kita untuk menjadi kita menjadi orang yang bermanfaat bagi bangsa, negara dan agama.

Pak kyai akan slalu hadir untuk memberikan pencerahan tentang bagaimana seharusnya kita bertindak dalam menghadapi masalah-masalah dalam kehidupan. Dengan kehadiran beliau dalam pesantren menjadikan  tauladan dalam kehidupan para santrinya

Semoga bermanfaat.... !!!
Bagi para santri lain barangkali ada yang mau menambahi monggo di kolom komen....

Bagikan

Jangan lewatkan

Alasan memilih pesantren dari pada di kos
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

2 komentar

Tulis komentar
avatar
3 February 2017 at 21:36

iya sob, saya juga memilih pesantren daripada kos, lebih indah hidup di pesantren

Reply
avatar
3 February 2017 at 21:54

kebetulan di dekat rumah saya ada pesantren walaupun kecil, kegiatannya memang pada positif disana

Reply