23/07/2016

Mengenal LMS (Learning Management System)

waskhas.blogspot.com

Untuk dapat membuat e-learning banyak cara yang dapat ditempuh, baik itu merancang sistem mulai dengan nol dengan menggunakan bahasa pemograman PHP atau dengan menggunakan LMS.  Apa itu LMS ?  Bagaimana menggunakannya ? dan Apa kegunaannya ? yuk simak penjelasannya :
LMS (Learning Management System) adalah aplikasi perangkat lunak untuk kegiatan online, program pembelajaran elektronik (e-Learning), dan isi pelatihan. LMS merupakan sistem untuk mengelola catatan pelatihan dan pendidikan, perangkat lunaknya untuk mendistribusikan program melalui internet dengan fitur untuk kolaborasi secara online . LMS berfungsi menyimpan, mengelola dan mendistribusikan berbagai material dengan katalog online sehingga pembelajar dapat mengakses, memilih, dan menjalankan berbagai materi pelatihan yang ada. LMS mampu mencetat log atau tracking aktivitas setiap pembelajar yang memanfaatkan e-Learning.
Sebuah LMS yang kuat harus bisa melakukan hal berikut:
1.             Melakukan layanan self-service dan self-guided.
2.             Mengumpulkan dan menyampaikan konten pembelajaran dengan cepat
3.             Mengkonsolidasikan inisiatif pelatihan pada platform berbasis web scalable.
4.             Mendukung portabilitas dan standar.
5.             Personalisasi isi dan memungkinkan penggunaan kembali pengetahuan.

 Karakteristik  LMS
  LMS memenuhi persyaratan pendidikan, administrasi, dan penyebaran. Untuk pembelajaran perusahaan (corporate learning), misalnya dapat berbagi banyak karakteristik dengan Virtual Learning Environment (VLE), atau lingkungan belajar virtual, yang digunakan oleh institusi pendidikan, masing-masing LMS memenuhi kebutuhan yang unik. Lingkungan belajar virtual VLE yang digunakan oleh Universitas dan perguruan tinggi memungkinkan instruktur untuk mengelola program mereka dan bertukar informasi dengan siswa untuk kursus yang dalam kebanyakan kasus akan berlangsung beberapa minggu dan akan bertemu beberapa kali selama berminggu-minggu.
    Karakteristik fitur yang tersedia untuk LMS Perusahaan dan Institusi Pendidikan tersebut adalah :
1.      Mengelola user, role, courses, instructor, facility.
2.      Course calender.
3.      Learning Path.
4.      User Messaging dan notification.
5.      Assesment dan testing yang dilakukan sebelum atau sesudah pembelajaran ( Pre-test dan Post-test ).
6.      Menampilkan nilai (score )
7.      Course yang disusun sesuai grade.
8.      Penyajian berbasis web, sehingga bisa di akses dengan web browser.

Aspek Teknis LMS
   Sebagian besar LMS berbasis web, dibangun dengan menggunakan berbagai platform pengembangan, seperti Java/J2EE , Microsoft.NET atau PHP. Mereka biasanya mempekerjakan penggunaan database seperti MySQL , Microsoft SQL Server atau Oracle sebagai ‘’back-end’’. Meskipun sebagian besar sistem secara komersial dikembangkan dan memiliki lisensi perangkat lunak komersial ada beberapa sistem yang memiliki lisensi ‘’open source’’ .
Beberapa LMS yang berlisensi open source adalah sebagai berikut :
1.    Moodle
2.    Claroline
3.    Dokeos
4.    ATutor
5.    Chamilo
6.    OLAT
7.    Dan masih banyak lagi.



Bagikan

Jangan lewatkan

Mengenal LMS (Learning Management System)
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.